Berbeda dari Uniform Schengen Visa, visa Transit Schengen hanya dikeluarkan bagi mereka yang hendak melalui negara anggota Schengen untuk mencapai negara tujuan akhir mereka. Visa ini termasuk dalam kategori visa kelas A yang dirancang bagi mereka yang harus berhenti dan menunggu penerbangan berikutnya. Jika seseorang dengan Visa transit  Schengen berencana untuk menunggu di luar bandara berarti mereka telah melampaui keterbatasan. Visa ini berlaku untuk mereka yang hendak transit di wilayah Schengen dan dengan catatan traveller tersebut tidak akan meninggalkan daerah transit bandara. Anda memerlukan visa transit Schenghen jika ada perubahan dalam penerbangan Anda dan Anda akan menunggu beberapa jam di daerah transit internasional bandara. Selama transit Anda, Anda tidak diberkenankan pergi ke luar wilayah bandara. Jika Anda perlu menginap di hotel di luar bandara, Anda memerlukan visa turis reguler.

Negara yang memberlakukan transit visa Schengen

transit Schengen visa

transit Schengen visa

Sejumlah besar warga biasanya tidak perlu mendapatkan jenis visa ini, namun warga negara dari negara tertentu wajib mendapatkannya. Negara-negara tersebut adalah sebagai berikut:

Afganistan
Bangladesh
Republik Demokratik Kongo
Eritrea
Etiopia
Ghana
India
Iran
Irak
Jordan
Libanon
Myanmar / Burma
Nigeria
Pakistan
Somalia
Srilanka
Sudan
Suriah
Turki

Kasus Paling Umum Mengapa Visa Transit Schengen Tidak Bisa diproses

Schengen transit visa

Schengen transit visa

Kasus umum pertama adalah apa yang akan Anda akan lakukan jika Anda adalah warga negara asing dan Anda akan transit melalui bandara di negara Schengen untuk bepergian ke bandara lain di negara Schengen yang lain. Tujuan akhir Anda masih di negara Schengen berarti Anda akan memasuki zona Schengen. Karena memasuki zona Schengen, Anda akan meninggalkan kawasan transit internasional bandara di beberapa titik. Dalam hal ini, visa transit Schengen Anda tidak ada gunanya lagi dan Anda akan diminta untuk memiliki visa masuk atau kunjungan singkat dalam kategori “C”.

Kasus kedua adalah ketika Anda akan transit melalui bandara negara Schengen untuk pergi ke negara Non-Schengen, namun Anda tidak meninggalkan kawasan transit internasional di bandara negara Schengen. Untuk kasus ini, Anda tidak memasukkan secara teknis wilayah Schengen karena Anda tinggal di daerah transit internasional. Dengan demikian, Anda tidak perlu mendapatkan visa untuk tinggal sebentar di negara Schengen.

Kasus ketiga adalah Anda akan melakukan perjalanan dari negara Non-Schengen, transit melalui bandara negara Schengen untuk sampai ke tempat tujuan Anda di negara Non-Schengen. Jika demikian, Anda akan meninggalkan jalur transit internasional karena beberapa alasan. Pertama, Anda harus mengubah bandara di dalam stopkontak negara Schengen. Kedua, Anda perlu bermalam di hotel di daerah Schengen karena penerbangan akan dimulai besok. Ketiga, jika Anda ingin melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan Anda melalui transportasi lain dari negara Schengen. Karena Anda akan meninggalkan jalur transit internasional berarti Anda harus mendapatkan visa kunjungan singkat Schengen kategori “C”. Visa tinggal singkat akan memungkinkan Anda untuk masuk, tinggal dan melakukan perjalanan di wilayah Schengen untuk jumlah hari tertentu, dalam waktu tiga bulan.

Kasus keempat jika Anda pemegang paspor resmi, seperangkat peraturan yang berbeda diterapkan. Paspor resmi berarti paspor yang dikeluarkan secara resmi dari pemerintah yang ditunjuk untuk orang yang membawa tugas resmi, misalnya paspor diplomatik. Seseorang dengan paspor resmi dapat menghubungi kedutaan atau konsulat negara yang ditunjuk untuk mendapatkan instruksi yang jelas.

Pada dasarnya Visa transit Schengen hanya berlaku bila pemegangnya tidak meninggalkan kawasan transit internasional di bandara yang berada di salah satu negara Schengen. Jika pemegangnya harus meninggalkan kawasan transit internasional dan memasuki wilayah Schengen karena beberapa alasan, maka ia harus mendapatkan visa tinggal singkat / visa tinggal sementara. Untuk beberapa kasus, visa transit Schengen mungkin tidak diperlukan. Hal tersebut tergantung pada kewarganegaraan Anda dan apakah Anda memiliki izin tinggal, dokumen visa negara Schengen tertentu, atau beberapa paspor utama.