Membuat Visa Schengen Pakai Agen Atau Urus Sendiri? Inilah Pertimbangannya

Membuat Visa Schengen Pakai Agen Atau Urus Sendiri ?– Visa schengen adalah visa khusus yang dapat dimiliki oleh seseorang untuk menjelajahi Uni Eropa. Setidaknya tercatat ada sekitar 25 negara dengan 22 negara Uni Eropa dan 3 negara non-Uni Eropa yang menerapkan visa ini.

Visa Schengen hadir berkat adanya perjanjian Schengen yang dibuat oleh sejumlah negara Eropa. Tujuannya adalah untuk menghapuskan pengawasan perbatasan diantara mereka. Di dalam perjanjian tersebut, diatur pula mengenai kebijakan bersama untuk izin masuk jangka pendek, penyelarasan kontrol perbatasan eksternal, dan kerjasama polisi lintas batas. Aturan mengenai Visa Schengen sendiri diatur di dalam kebijakan izin masuk jangka pendek. Nama perjanjian ini diambil dari nama tempat penandatanganan perjanjian tersebut, yaitu di desa Schengen Luxemburg. Seringkali terdapat pertanyaan ketika akan membuat visa schengen, apakah membuat visa schengen pakai agen atau urus sendiri? Berikut adalah ulasannya.

Membuat Visa Schengen Pakai Agen Atau Urus Sendiri ?

Visa Schengen

Visa Schengen

Sebetulnya tidak ada jawabannya yang pasti ketika akan membuat visa schangen apakah membuat visa schengen pakai agen atau urus sendiri? Semua hal tersebut tentu memiliki pertimbangannya tersendiri. Akan tetapi, untuk anda yang tinggal di kota Jakarta, Surabaya, atau Bali yang memiliki kantor perwakilan VFS Global, maka alangkah baiknya untuk mengurus sendiri pembuatan visa tersebut. Hal ini dikarenakan ketika anda menyerahkan dokumen, petugas yang menerima aplikasi anda akan sekalian menjadi pewawancara. Wawancara tersebut tidaklah seperti wawancara kerja yang penuh dengan ketegangan, melainkan hanya ngobrol-ngobrol biasa sembari si petugas mengecek dokumen. Contohnya seperti tempat-tempat tujuan selama di Eropa, hotel tempat menginap, sumber pembiayaan dan lain sebagainya terkait dokumen yang diserahkan tersebut. Setelah selesai, nantinya anda akan diberi tahu tanggal pengambilan visa tersebut.

Akan tetapi jika anda tinggal jauh dari Jakarta, Surabaya ataupun Bali, anda dapat mengurus visa ini melalui agen. Hanya saja, biasanya proses pembuatan visa melalui agen memakan waktu lebih lama dan juga lebih betele-tele. Selain itu juga anda tetap harus datang ke kantor VFS Global untuk melakukan wawancara. Sebelum wawancara, anda juga harus menghafal formulir aplikasi visa yang telah diisi tagen. Apabila tidak sesuai atau salah menjawab, maka pengajuan visa anda dapat ditolak. Oleh sebab itu, alangkah lebih baiknya memang untuk mengurus visa sendiri.

Hal Yang Harus Disiapkan Ketika Mengurus Visa Schengen

Ada beberapa dokumen yang wajib anda siapkan ketika akan mengajukan visa schengen, seperti:

  • Formulir Pendaftaran yang bisa didapatkan di kedutaan tempat anda mengajukan visa.
  • Passport asli dan fotokopi.
  • Pas foto 3 x 4 berlatar putih.
  • Asuransi perjalanan.
  • Surat keterangan bekerja ataupun sekolah/kuliah.
  • Bukti tabungan selama 3 bulan terakhir.
  • Printout bukti reservasi tiket pesawat.
  • Printout bukti reservasi hotel/penginapan serta rencana perjalanan.

Lama Waktu Mengurus Visa Schengen

Sebetulnya pengurusan visa schengen tidaklah memakan waktu yang lama. Biasanya penerbitan visa ini hanya memakan waktu 4-6 hari kerja. Bahkan ada beberapa visa yang diterbitkan hanya dalam 3 hari kerja saja. Akan tetapi ada pula visa yang baru diterbitkan ketika sudah 15 hari. Tentunya hal tersebut berkaitan dengan seluruh kelengkapan dokumen dari si pemohon visa. Oleh sebab itu, ada baiknya untuk mengurus visa ini 1 bulan sebelum keberangkatan anda ke Eropa.

Visa Schengen indonesia

Visa Schengen indonesia

Nah, apabila ada yang bertanya kepada anda ketika membuat visa schengen pakai agen atau urus sendiri? Jawabannya adalah lebih baik untuk mengurusnya sendiri jika memungkinkan. Semoga bermanfaat.

 

 

Leave a Reply